Mataku tak henti-hentinya membaca sebuah blog milik seorang dokter yang berdomisili di ibukota Indonesia. Beliau tak melulu bercerita tentang dunia medis, kisah kehidupan pribadinya ia ceritakan dengan sangat menarik dan menyentuh. Singkatnya, aku sangat tertarik pada segala yang ia tulis.
Tetapi, ini pukul 02:55 tidakkah seharusnya aku beranjak tidur? Something keeps me awake.
Aku terlalu banyak berpikir malam ini, lupa waktu. Overthinking adalah kebiasaan burukku ketika perasaan sedih melanda. Aku terlalu banyak memikirkan berbagai versi "bagaimana bila" yang pada kenyataannya belum tentu terjadi.
Kupastikan aku sedang kacau, dan rindu itu rancu.
Apa hubungannya?
Entahlah, yang pasti bila rindu ada itu pertanda bahwa kau akan tersiksa.
Tersiksa oleh rasa ingin bertemu, bila bisa.
Bila tidak, lebih tersiksa lagi dibuatnya.
Mengapa kita membahas rindu? Karena aku sedang rindu!
Terima kasih, Bu Dok, tulisanmu mengalihkan rinduku.
Terimakasih, bu dokter!
ReplyDeleteTerima kasih, Gils!
Delete